Orang yang merindu, lalu ia merasakan apa yang dinamakan “Jatuh
cinta”, pada saat yang sama ia memilih untuk tetap menjaga hati dan
kehormatannya, dan ia memilih untuk diam sembari memantaskan diri dengan
berikhtiar dan berdo’a, tanpa mengumbar cinta karena takut akan dosa.
Saat itu juga ia yakin bahwa Allah punya titik skenario yang indah
dimana pada masanya ia akan dipertemukan dengan seseorang yang kan jadi
pendamping hidupnya kelak, entah itu bersama orang yang ia rindukan saat ini atau bahkan dengan seseorang yang belum pernah ia jumpai sebelumnya.
Bisa jadi do’a dan perjuangannya Allah kabulkan, atau bahkan bisa juga
do’a dan ikhtiarnya Allah ganti dengan seseorang yang jauh lebih baik?
Itu bukan hal yang mustahil bagi Allah bukan? Namun ia tetap menerimanya
karena ia percaya sebaik-baiknya ia berencana, rencana-Nya jauh lebih
indah.
Subhanallah…
Sahabat, tak usahlah khawatir saat
cintamu belum berbalas, bisa jadi Allah sedang menyiapkan balasan
terindah yang belum pernah kau bayangkan sebelumnya.
Percayalah…
Setia Furqon Kholid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar